Diagnosis penyakit mosaik (Soybean mosaic virus) terbawa benih kedelai. Penyakit mosaik kedelai tersebar luas di negara penanam kedelai. Kejadian penyakit ini di Jawa Timur disebabkan oleh Soybean mosaic virus (SMV) dan Cowpea mild mottle virus (CMMV). Tujuan penelitian untuk mengetahui etiologi penyakit kedelai pada 14-28 hari setelah tanam (hst). Penelitian dilakukan dengan mengamati gejala visual.
The objectives of this study were: 1) to identify the mosaic symptom severity and the incidence the virus and relate these to soybean yield reduction is four regions of East Java; 2) diagnostic of the symptom using Indirect ELISA, RT-PCR and electron microscope observation. Results from experiments indicated that soybean plants infected with SMV and
Upaya penyediaan virus murni untuk pembuatan antiserum Soybean mosaic virus (SMV). SMV merupakan salah satu penyebab penyakit mosaik penting pada kedelai (Glycine max L. Merr.) karena dapat mengakibatkan penurunan hasil hingga 57%. Hingga saat ini SMV masih merupakan salah satu kendala bagi peningkatan produksi kedelai. Hingga saat ini, pemuliaan tanaman kedelai lebih diarahkan untuk hasil